Mayoritas Kepala Daerah Gagal Menjaga Lingkungan Hidup

Mayoritas kepala daerah dinilai gagal mengawal dan menjaga kelestarian lingkungan hidup. Hal itu terjadi sejak diberlakukannya sistem otonomi daerah.

Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya mengatakan, tingkat kerusakan lingkungan di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya. Bahkan  kerusakan tersebut sudah mencapai 40 hingga 50% dari luas wilayah Indonesia. Kerusakan lingkungan mulai terlihat saat pemberlakukan otonomi daerah,  dimana perizinan yang dikeluarkan pemda seringkali tidak sesuai dengan pelestarian lingkungan. Akibatnya,  tingkat indeks kualitas lingkungan hidup di Indonesia masih rendah.

Idealnya standar mutu lingkungan setiap daerah harus mencapai 80 hingga 90%. Namun saat ini,  indeks kualitas lingkungan hidup secara umum di daerah hanya sebesar 50%. Dari indeks kualitas lingkungan menurut kepulauan,  Pulau Sulawesi mempunyai nilai indeks tertinggi dibandingkan Pulau Jawa. Untuk Pulau Jawa,  indeks lingkungannya pada tahun 2010 lalu mencapai 59,82%, sedangkan Pulau Sulawesi sebesar 77,21%.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s